REFRENSI SEPUTAR BURUNG BERKICAU

REFRENSI SEPUTAR BURUNG BERKICAU
www.info-kicau.blogspot.com

BAGAIMANA CARA BETERNAK BURUNG CUCAK HIJAU AGAR BERHASIL

Sobat kicaukan, cucak hijau atau cucak ijo adalah salah satu burung kicau yang banyak digemari oleh para pecinta burung kicau. Cucak ijo memiliki warna elegan (hijau) dan suaranya juga begitu khas. Sifat petarung (fighter) seakan menambah garang burung berwarna hijau ini. 
Karena penggemar cucak hijau yang begitu banyak, maka selain memeliharanya untuk koleksi dan lomba, cucak hijau juga memiliki prospek yang bagus jika dikembangbiakkan/diternakkan. Selain cara beternak cucak hijau yang tergolong tidak sulit, harga jual CH ini juga cukup tinggi. Jadi, selain anda bahagia karena hobi memelihara burung cucak hijau anda pun juga bisa menernaknya. Dari hobi maka juga dapat menghasilkan pundi-pundi uang yang tidak sedikit. Hanya saja dalam beternak cucak hijau anda harus benar-benar telaten, sabar, konsisten, dan mau belajar. 
BAGAIMANA CARA BETERNAK BURUNG CUCAK HIJAU AGAR BERHASIL 
Nah untuk itu kami pada kesempatan ini akan berbagi tips bagi anda yang ingin memulai beternak cucak hijau agar berhasil. Langsung saja berikut ini adalah langkah-langkah bagaimana beternak cucak hijau agar berhasil :
1. Pemilihan indukan cucak hijau
Yang pertama yang harus anda persiapkan adalah memilih indukan cucak hijau yang berkualitas bagus. Indukan yang berkualitas bagus akan berdampak positif bagia anda karena dapat menghasilkan keturunan/anakan yang berkualitas pula. Dalam memilih indukan cucak hijau, simak tip-tips berikut ini :
  • Indukan kacer jantan berusia di atas 2 tahun.
  • Indukan kacer betina berusia di atas 1 tahun.
  • Kondisi kesehatan cucak hijau harus bagus.
  • Indukan harus lincah.
  • Gacor/rajin berkicau bagi cucak ijo jantan.
  • Tidak cacat fisik.
  • Memiliki badan yang serasi (besar dan panjang).
  • Untuk jenis cucak hijau terserah anda (boleh dari blora, sumatera, banyuwangi, atau jember).

2. Proses penjodohan
Setelah anda selesai memilih indukan jantan dan betina cucak hijau, selanjutnya adalah proses penjodohan indukan. Dalam menjodohkan cucak hijau, ada beberapa kesulitan terutama sulitnya membuat jantan dan betina berjodoh. Untuk mengatasi itu, berikut ini kami berikan tips dan teknik menjodohkan indukan cucak hijau :
  • Masukkan indukan cucak hijau jantan dalam sangkar ke dalam kandang.
  • Kemudian masukkan indukan cuak hijau betina dalam sangkar ke kandang.
  • Dekatkan kedua indukan tetapi berbeda sangkar.
  • Tunggu reaksi kedua indukan kacer tersebut apakah sudah terlihat rukun atau belum.
  • Anda bisa menggunakan sekat/papan di antara sangkar jantan dan betina.
  • Untuk mengetahui sudah jodoh atau belum anda tinggal membuka sekat.
  • Ciri-ciri indukan cucak hijau sudah rukun adalah cucak hijau jantan terus berkicau sambil mendekat ke betina, dan si betina meresponnya dengan turun ke dasar sangkar sambil berkicau khas cucak hijau betina/ngepler-ngepler.
  • Kalau belum jodoh, biasanya betina akan menghindar dan cuek kepada cucak hijau jantan.

Proses penjodohan indukan cucak hijau bisa saja cepat (sekitar 1-2 minggu) tetapi bisa juga sampai 1 bulan. Semua tergantung dari kondisi birahi keduanya. 
BAGAIMANA CARA BETERNAK BURUNG CUCAK HIJAU AGAR BERHASIL 
3. Kandang penangkaran dan sarang cucak hijau
Untuk kandang penangkaran/peternakan cucak hijau berbeda dengan kandang hariannya. Saat beternak cucak hijau anda membutuhkan kandang yang lebih luas dan nyaman agar CI jantan dan betina lekas kawin dan bertelur. Berikut ini saran dari kami untuk kandang beternak cucak hijau berdasar para peternak CI yang telah berhasil :
  • Tinggi kandang 2,5 meter.
  • Lebar kandang 3 meter.
  • Di dalam kandang ditaruh pepohonan yang rindang seperti pohon belimbing, sawo, mangga, atau pohon lain yang rindang. 
  • Sediakan tempat pakan
  • Sediakan tempat minum
  • Sediakan karamba atau tempat mandi
  • Sediakan tangkringan
  • Sarang bisa menggunakan batok kelapa yang dibelah.

Untuk bahan-bahan membuat sarang cucak hijau, anda cukup menggunakan daun cemara/pinus atau bisa juga dengan merang. Sebagian ditaruh di dalam kotak/gelodok untuk merangsang cucak hijau segera membuat sarang, sebagian lagi ditaruh di dasar kandang.
4. Pakan
Untuk beternak cucak hijau membutuhkan pakan yang tidak seperti perawatan harian karena kebutuhan akan nutrisi jelas lebih banyak dari biasanya. Pakan saat penangkaran harus lebih banyak dari hari biasa, seperti voer, cacing, serangga, dan buah-buahan. Yang penting adalah asupan gizi untuk indukan cucak hijau haruslah seimbang dan jangan lupa untuk memberikan multivitamin di dalam air minumnya. Beberapa kandungan nutrisi yang dibutuhkan cucak hijau saat reproduksi anatar lain mineral, kalsium, vitamin A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3; zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid, dan Ca-D Pantothenate.
5. Masa pengeraman
Dalam masa pengeraman, indukan cucak hijau membutuhkan kenyamanan dan ketenangan di kandang dan sekitar kandang. Pastikan tidak ada gangguan tikus, kucing, anjing, semut, kecoa atau parasit. Waktu pengeraman cucak hijau sekitar 14 hari (2 minggu), dan daya tetas telur tergantung dari kondisi lingkungan dan betina itu sendiri. Sebagai saran, pada saat masa mengeram kurangilah memberikan EF karena dapat membuat cucak hijau agresif dan birahi tinggi dan akan berdampak buruk pada telur yang dierami. Sebelum telur menetas (sekitar 2 hari sebelum menetas) perbanyaklah memberi EF dan jangan lupa sediakan kroto. Biarkan indukan cucak hijau memberi makan anakannya dengan koroto, karena kroto baik untuk anakan cucak hijau yang baru menetas.
6. Masa meloloh anakan cucak hijau
Pada saat anakan cucak hijau berusia 5-10 hari, anda bisa mengambilnya/disapih untuk diloloh sendiri. Jangan ambil anakan cucak hijau sebelum berusia 5 hari, tetapi jangan sampai lebih dari 10 hari. Anda bisa menaruh anakan cucak hijau di dalam wadah apa saja, yang penting adalah ada landasan bahan yang sama dengan yang ada di sarang sebelumnya. Bisa dengan kapas, atau dengan merang dan daun cemara/pinus. Taruh wadah tersebut dalam box. Untuk menjaga kehangatan anakan cucak hijau, pasanglah lampu di dalam box.
Pakan yang kami sarankan untuk anakan cucak hijau berusia 5-10 hari adalah kroto yang bersih (bebas kotoran dan bangkai semut). Suapkan kroto tersebut dengan alat penjepit dari bambu/alat lain secara perlahan. Jangan lupa untuk meneteskan sedikit air ke kroto sebelum dilolohkan agar mudah untuk ditelan. Pada saat anakan cucak hijau berusia di atas 7 hari, anda bisa memberikan kroto yang dicampur dengan adonan voer. Anda juga bisa menambahkan multivitamin untuk menjamin kebutuhan vitamin dan mineral bagi anakan cucak hijau.
Pada saat anakan cucak hijau berusia 15 hari ke atas, anda bisa memberikan pakan berupa jangkrik yang sudah diotong kakinya dan kepalanya dipencet. Akan lebih baik lagi jika jangkriknya sedang mabung yang masih lembut dan berwarna putih. Jika anakan sudah mulai melompat-lompat di dalam box sarang, anda bisa memindahkan anakan cucak hijau tersebut ke dalam sangkar gantung. Tetapi pastikan dasar sangkar gantung tetap diberi landasan bahan yang sama dengan bahan pembuat sarang. Anda juga bisa memberi tangkringan bertingkat agar anakan cucak hijau belajar melompat dari tangkringan paling bawah ke tangkringan di atasnya.
7. Manajemen indukan cucak hijau
Nah, setelah anakan cucak hijau diambil biasanya dalam 7-10 hari kemudian indukan cucak hijau betina akan bertelur lagi. Untuk itu berikan pakan dan EF yang sama dengan saat masa kawin (setelah penjodohan) untuk meningkatkan birahi dan segera bertelur lagi. Indukan cucak hijau saat mabung tidak langsung rontok semua bulu-bulunya, tetapi sedikit-sedikit (nyulam). Jika kondisi fisiknya sehat dan fit maka indukan cucak hijau akan tetap bereproduksi. Cukup mudah bukan untuk beternak burung cucak hijau? Yang pasti anda tidak boleh putus asa ketika gagal atau tidak maksimal, tetapi cobalah lagi dan tidak mengulangi kesalahan. Karena guru yang terbaik adalah pengalaman, bukan begitu sobat kicaukan?
Sobat kicaukan, demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang Bagaimana Cara Beternak burung Cucak Hijau Agar Berhasil. Semoga bermanfaat bagi anda semua, dan terima kasih telah membaca artikel ini. Jika ada kekurangan atau kesalahan, mohon pencerahannya. :)
Simak terus Kicaukan untuk mendapatkan berbagai macam informasi penting seputar dunia burung dan perawatannya. Salam kicau, semoga sukses.!!! 

Tips penangkaran cucak hijau banyuwangi

Cucak hijau asal Banyuwangi sejak dulu paling dicari kalangan ijomania, karena mempunyai kualitas yang bagus, baik dari aspek fisik / postur, mental, maupun suaranya. Tidak bisa dimungkiri, beberapa cucak hijau langganan juara umumnya berasal dari Banyuwangi.

Tetapi karena persediaan di alam liar makin menipis, banyak juga asal Sumatera maupun Kalimantan yang masuk ke Jawa. Dengan perawatan yang bagus, cucak hijau dari kedua pulau di luar Jawa juga sering meraih gelar juara.

Meski demikian, hingga kini masih banyak ijomania yang menginginkan bisa memiliki cucak hijau asal Banyuwangi. Harga tinggi pun tak menjadi masalah. “Pokoknya Banyuwangi,” kata mereka.
Karena itu, prospek penangkaran cucak hijau banyuwangi sebenarnya sangat cerah. Menurut Om Yusuf, salah seorang penangkar cucak hijau di Banyuwangi, cucak hijau hasil breeding sebenarnya memiliki karakter yang sama seperti cucak hijau hasil tangkapan alam.
Teknis penangkaran cucak hijau banyuwangi tidaklah jauh berbeda dari cucak hijau pada umumnya. Yang membuat berbeda tentu saja kedua induknya, yaitu induk jantan dan betina sama-sama berasal dari Banyuwangi.
Kali ini, Om Kicau ingin mengungkap tips penangkaran cucak hijau banyuwangi seperti yang dilakukan Om Yusuf, berdasarkan artikel yang pernah dimuat dalam Tabloid Agrobur No 763 | Minggu III Januari 2015.
Karena tujuannya mencetak anakan cucak hijau banyuwangi, Om Yusuf menggunakan induk jantan dan betina dari Banyuwangi. Ini sangat penting untuk menghindari percampuran darah antara cucak ijo banyuwangi dan cucak ijo dari daerah lain.
Induk jantan dan betina cucak hijau ini didapatkannya dari hutan-hutan di Banyuwangi. Cucak hijau banyuwangi memiliki beberapa ciri sebagai berikut:
  • Postur tubuh lebih panjang, dengan tubuh agak melengkung.
  • Terkadang postur tubuhnya lebih besar daripada ras cucak hijau lainnya.

  • Jambulnya lebih atraktif atau njegrik saat ngentrok.
  • Warna hijau pada bulu-bulunya terlihat lebih jelas. Artinya, warna bulunya bukan hijau kekuningan.
Kandang penjodohan
Untuk proses penjodohannya, Om Yusuf menggunakan kandang ternak yang bagian tengahnya memiliki penyekat. Kandang ternak menggunakan sistem battery yang banyak dijual di pasar burung. Usahakan panjangnya 100 cm, lebar 40 cm, dan tinggi 50 cm.

Contoh kandang battery untuk breeding cucak hijau banyuwangi

Penyekat di bagian tengah kandang bisa ditutup atau dibuka (dipasang atau dicabut). Tatkala calon induk jantan dan betina belum berjodoh, penyekat dalam posisi terpasang. Sebaliknya, ketika kedua burung mulai berjodoh, penyekat harus dicabut.
Kandang ternak ini nantinya cukup ditempelkan pada dinding / tembok rumah. Dengan demikian, semua aktivitas kedua burung sejak belum berjodoh, berjodoh, kawin, bertelur, dan merawat anaknya dilakukan di dalam kandang tersebut.
Kalau kandang ternak sudah siap, sekarang tinggal memasukkan calon induk jantan dan betina pada masing-masing ruangan kandang yang telah tersekat. Dengan demikian, burung jantan dan betina belum menyatu karena dibatasi penyekat.
Pada ruangan burung betina, Anda bisa menyiapkan tempat bersarang serta menebarkan daun-daun cemara kering sebagai bahan sarang. Daun cemara cukup disebar di bagian dasar kandang, karena pasangan induk cucak hijau akan mengambilnya sendiri ketika si betina mau bertelur.

Baca Juga Artikel Terkait: Cara Berternak Cucak ijo Agar Berhasil

Trending Topik